fitrahbasededucation

- FBE, IMTAQ, IPTEK, Mutiara Pagi

Peran Ibu Sepanjang Sejarah dalam budaya Korea dan Indonesia

Peran Ibu

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Peran Ibu Sepanjang Sejarah dalam budaya Korea dan Indonesia

(DIsampaikan dalam pidato berbahasa Korea oleh Raisya Yasmina San )

Ibu, kembalilah… Generasimu rindu padamu.

Selamat siang, saya Raisya seseorang yang memiliki minat besar pada sejarah dan budaya Korea. Pada kesempatan pidato kali ini, saya akan membawakan tema tentang ‘Peran Ibu Sepanjang Sejarah terutama dalam budaya Korea dan Indonesia’.

Ibu, dalam bahasa Indonesia disebut Mamah, dalam bahasa Korea disebut Eomma dalam bahasa Arab disebut Umma. Sebutan untuk seorang Ibu di kebanyakan negara terdengar serupa. Peran Ibu dalam sejarah dunia begitu penting. Kita semua hebat. Berkat “Ibu” yang melahirkan, merawat dan mendidik, kita ada di dunia ini.

Sudut pandang..

Ketika seorang dokter berkata “sangat lemah” dan hendak menyerah bersama jiwa yang lemah, ibulah yang meyelamatkan. Kemudian, ketika seorang guru atau psikolog juga sudah menyerah terhadap anak yang dianggap… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ, IPTEK, Mutiara Pagi

Panggilan Hidup (Calling)

Panggilan Hidup

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Panggilan Hidup (Calling)

Menjelang menerima wahyu & menjalani misi sbg Nabi, Muhammad SAW sering ke gua Hira utk merenung atau berefleksi. Sepanjang perjalanan menuju gua Hira, pohon dan batu seolah mengatakan, “anda Rasul, anda Rasul, anda Rasul…”

Itulah barangkali tanda tanda dimana seseorang mendapat panggilan hidup atau tugas di dunia yang Allah canangkan kepada setiap manusia. Nabi Muhammad SAW pun bahkan Nabi lainnya memperoleh panggilan hidupnya dengan proses yang sama yaitu membaca tanda tanda penugasan ini sebelum meyakini dan menjalaninya.

Bagi hati yang bening, bagi jiwa yang fitrahnya tumbuh sempurna, panggilan itu begitu jelas terdengar, sayup sayup di awal, makin lama makin jelas terdengar. Alam semesta memberikan tanda tandanya, sampai kemudian Allah langsung yang memberikan tugas… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ, IPTEK

Orangtua mengeluh anak gadis atau anak perjakanya susah bangun subuh?

Bangun Subuh

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Orangtua mengeluh anak gadis atau anak perjakanya susah bangun subuh.
Padahal secara fitrah, setiap anak sejak bayi itu suka bangun dini hari sebelum subuh
Orangtuanyalah dulu yang menyuruhnya tidur kembali karena hari masih gelap

Orangtua mengeluh anak gadis atau anak perjakanya mudah sakit dan obesitas karena buruknya pola makan
Padahal secara fitrah, setiap anak sejak bayi suka makanan alami (natural) tanpa pemanis dsbnya
Orangtuanyalah dulu yang malas memasak sehat dan mengenalkannya Junk Foood, menjejalkan makanan kemasan karena pola makan orang dewasa yang buruk

Orangtua mengeluh anak gadis atau anak perjakanya lumayan jorok atau tidak berhati hati pada najis
Padahal secara fitrah, setiap anak sejak bayi suka kebersihan, mereka menangis jika bajunya basah terkena BAB atau BAK
Orangtuanyalah dulu yang mengenalkannya pampers dan membiarkannya karena malas menggantinya

Orangtua mengeluh anak gadis atau anak perjakanya… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ

Fitrah based Education vs Strength based Education

pendidikan anak muslim

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Fitrah based Education vs Strength based Education

Dalam perspektif pendidikan berbasis fitrah, bahwa strength based itu sebenarnya sudah berlangsung panjang sejak zaman Nabi Adam AS. Pada inidividu disebut fitrah (kodrat) manusia, pd alam disebut fitrah (kodrat) alam, pada kehidupan masyarakat disebut fitrah kehidupan (kearifan).

Maka, sebagaimana kita tahu bahwa Tugas Kenabian adalah menyempurnakan atau memuliakan Akhlak, yaitu menghebatkan potensi dari benih berupa fitrah atau kodrat atau kearifan ini dan memandunya dengan Kitabullah sehingga kelak menjadi peran peradaban.

Ibnu Taimiyah rahimahullah, seorang Ulama yg banyak dirujuk dalam masalah aqidah, bahkan menyebut fitrah atau benih yg diinstal di dalam makhluk dengan istilah fitrah algharizah (innate goodness), sedangkan Kitabullah yg memandu fitrah itu disebut fitrah almunazalah.

Di zaman Nabi SAW, setiap sahabat Nabi juga ditugaskan sesuai… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ

Kapan TEGA dalam Mendidik Anak

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Kapan TEGA dalam Mendidik Anak,

Ingat bahwa segala sesuatu ada Sunnatullahnya, ada tahapannya, sebagaimana Allah ciptakan Alam Semesta, sebagaimana Allah ciptakan Janin, sebagaimana Allah perintahkan orangtua menyuruh anaknya Sholat di usia 7 tahun, bukan sejak dini.

Tergesa hanya akan menyimpangkan maksud dan hasil. Ingin segera “tega” karena ingin segera melihat anak beradab justru malah kelak anak menjadi tidak beradab. Adab sendiri sesungguhnya bukan etika atau disiplin, tetapi perbuatan atau perilaku yang bermartabat dan berderajat sesuai tahapan, situasi dan kondisi pelakunya.

Umumnya banyak orangtua yang tega menggegas anaknya di usia 0-6 tahun pada sesuatu yang sebenarnya belum sesuai dan belum dibutuhkan pada tahapannya, lalu anaknya mengalami hectic atau kelelahan ketika berusia 7-10 tahun, dan orangtua mulai kebingungan mengatasinya. Akhirnya ananda kelak mengalami kegalauan parah pada usia 11-12 tahun… Selanjutnya