Category Archives: FBE

Guru Arsitek Peradaban

Lanscape Peradaban Menurut Al-Qur’an

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Guru Arsitek Peradaban

Sepanjang sejarah, peran Guru adalah peran para Nabi, dan peran para Nabi adalah peran Arsitek Peradaban. Para arsitek peradaban ini senantiasa fokus melanjutkan apa apa yang telah diarsiteki oleh para Nabi sebelumnya, tidak sibuk menjadi terapis kebiadaban pada zamannya.

Itulah mengapa secara simbolis, Baitullah di Mekkah menjadi tanda awal dimulainya arsitektur peradaban manusia pertama kali di masa Nabi Adam AS dan dikokohkan di masa Nabi Ibrahiem AS, dilanjutkan oleh keturunannya, sekaligus sebagai tanda akhir ketika arsitektur itu telah lengkap di masa Nabi terakhir, Muhammad SAW.

Arsitektur Peradaban ini selalu berangkat dari upaya mengembalikan, merawat dan menumbuhkan fitrah manusia, menginteraksikannya dengan fitrah alam di mana manusia ditakdirkan lahir, menginteraksikannya dengan fitrah kehidupan di saat manusia ditakdirkan hidup, lalu memandunya… Selanjutnya

Manusia dikaruniai Fitrah yang baik sejak di alam rahim

mission of lif

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Manusia dikaruniai Fitrah yang baik sejak di alam rahiem (QS 7:172). Kepada jiwa manusialah fitrah itu diinstal.

Mungkin kita tak menyadarinya namun merasakannya dan membutuhkannya.

Maka sepanjang kehidupan kita di dunia, kita diminta untuk senantiasa tetap pada fitrah Allah itu dengan selalu mensucikan jiwa (tazkiyatunnafs) agar mencapai bahagia abadi di dunia dan di akhirat

Jiwa adalah tempat dimana fitrah itu telah diinstal dan tak takkan berubah selamanya, kecuali karena manusia gegabah lebay atau lalai sehingga tersimpangkan atau tak tumbuh paripurna.

Sepanjang manusia hidup dalam fitrahNya maka sesungguhnya ia akan selalu dan semakin berbahagia baik di dunia maupun ketika berjumpa kepada Sang Pemilik Fitrah itu, Allah SWT.

Maka pastikanlah agar ke 8 aspek fitrah ini terpenuhi dan terpuaskan kebahagiaannya dengan baik agar kita memperoleh kehidupan yang baik dan bahagia (a good life based on fitrah)

Lakukan Muhasabah… Selanjutnya

Jalan Melingkar Mekar

jalan lurus

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Jalan Melingkar Mekar

Perjalanan hidup itu sesungguhnya tidak bergerak lurus, ia seperti titik titik yang kita jalani nampak acak namun sesungguhnya membentuk spiral path, melingkar mekar dari tengah keluar sesuai benih fitrahnya. Dan dimanapun posisinya, cahaya Allah menyertainya.

Dalam menjalani path atau lintasan itu ada 3 hal yang perlu kita lakukan, yaitu memandunya dengan kompas yang benar (Kitabullah), menemukan pola lintasan itu agar mampu merancang kehidupan yang baik dan selalu mampu menemukan kordinat dimana kita berada shg mampu merancang kordinat kehidupan yg baik ke depan.

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik” (The Good Life) (QS An-Nahl [16] : 97 )

Namun bagi mereka yang lalai dari mengamati pola jalan yang Allah berikan, gagal menemukan benih fitrahnya dan memetakan kordinatnya… Selanjutnya

Fitrah based Education vs Strength based Education

pendidikan anak muslim

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Fitrah based Education vs Strength based Education

Dalam perspektif pendidikan berbasis fitrah, bahwa strength based itu sebenarnya sudah berlangsung panjang sejak zaman Nabi Adam AS. Pada inidividu disebut fitrah (kodrat) manusia, pd alam disebut fitrah (kodrat) alam, pada kehidupan masyarakat disebut fitrah kehidupan (kearifan).

Maka, sebagaimana kita tahu bahwa Tugas Kenabian adalah menyempurnakan atau memuliakan Akhlak, yaitu menghebatkan potensi dari benih berupa fitrah atau kodrat atau kearifan ini dan memandunya dengan Kitabullah sehingga kelak menjadi peran peradaban.

Ibnu Taimiyah rahimahullah, seorang Ulama yg banyak dirujuk dalam masalah aqidah, bahkan menyebut fitrah atau benih yg diinstal di dalam makhluk dengan istilah fitrah algharizah (innate goodness), sedangkan Kitabullah yg memandu fitrah itu disebut fitrah almunazalah.

Di zaman Nabi SAW, setiap sahabat Nabi juga ditugaskan sesuai… Selanjutnya

Kapan TEGA dalam Mendidik Anak

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Kapan TEGA dalam Mendidik Anak,

Ingat bahwa segala sesuatu ada Sunnatullahnya, ada tahapannya, sebagaimana Allah ciptakan Alam Semesta, sebagaimana Allah ciptakan Janin, sebagaimana Allah perintahkan orangtua menyuruh anaknya Sholat di usia 7 tahun, bukan sejak dini.

Tergesa hanya akan menyimpangkan maksud dan hasil. Ingin segera “tega” karena ingin segera melihat anak beradab justru malah kelak anak menjadi tidak beradab. Adab sendiri sesungguhnya bukan etika atau disiplin, tetapi perbuatan atau perilaku yang bermartabat dan berderajat sesuai tahapan, situasi dan kondisi pelakunya.

Umumnya banyak orangtua yang tega menggegas anaknya di usia 0-6 tahun pada sesuatu yang sebenarnya belum sesuai dan belum dibutuhkan pada tahapannya, lalu anaknya mengalami hectic atau kelelahan ketika berusia 7-10 tahun, dan orangtua mulai kebingungan mengatasinya. Akhirnya ananda kelak mengalami kegalauan parah pada usia 11-12 tahun… Selanjutnya