Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.
Wahai pendiri sekolah, jika ingin buat sekolah unggul akademis maka terimalah siswa yg hanya berbakat akademis saja. Apa maksud sekolahmu terima sebanyak banyak siswa tanpa peduli bakat akademisnya padahal hanya untuk dicetak dan disaring menurut saringan keunggulan akademismu.
Bayangkan, bagaimana perasaan anak yang tak berbakat akademis di sekolahmu menyaksikan sekolah dan gurumu menyanjung nyanjung setinggi langit siswa yang berprestasi akademis, meletakkan derajat tertinggi si juara olimpiade akademis ini dan itu, selalu memajang nama si juara di baliho besar setiap hari, menyebut nyebut nama sang juara di upacara maupun di setiap pengumuman. Apa maksudmu begitu?
Gegabah sekali berfikir semua orang bisa hebat di akademis dengan memacu kompetisi akademis. Tidakkah pernah terfikir olehmu bahwa siswa siswa pecundang sekolahmu, yaitu si rata rata akademis dan si bodoh akademis akan rusak konsep dirinya? Bukankah mereka akan merasa… Selanjutnya