Fitrah dan Bangsa Merdeka

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Fitrah dan Bangsa Merdeka

Terjajah dan rasa dijajah itu bukan fitrah
Tiap anak lahir dengan fitrah merdeka tak terjajah

Namun ada bangsa yang punya sifat dan karakter atau mental yg pantas dan layak dijajah
Padahal terjajah bukanlah karakter bawaan sejak lahir, ia bahkan karakter bentukan bangsa penjajah
Bangsa penjajahlah yg merancang sistem penjajah

Sistem penjajah itulah yg ingin menyeragamkan fikiran dan peran manusia agar mudah dijajah
Sistem yg meracuni fikiran bangsa terjajah bahwa kalau mau berubah harus seperti penjajah

Maka mereka, penjajah itu, kampanyekan mental terjajah
Ayo gunakanlah kacamata penjajah ketika melihat desa, kekayaan alam, kekuasaan bahkan ketika melihat rumah dan anak serta sekolah
Ayo masuklah ke pusat kekuasaan, itulah tempat terbaik utk berubah agar sugih lalu menjadi gemah ripah
Itulah sebaik baik tempat, karena tempat para penjajah sepanjang sejarah ketika menjajah

Agama kita bukan agama penjajah
Melihat segala sesuatu sebagai benih kebaikan dan benih cahaya
Itulah fitrah merdeka yang perlu ditumbuhkan agar kelak memerdekakan peradaban
Islam datang memandu dan menyempurnakan cahaya fitrah agar kelak cahayanya menjadi sempurna, indah dan bahagia
Ingatlah musuh fitrah juga musuh Islam, yaitu keterjajahan jiwa dan fikiran sehingga menyebabkan ketergantungan dan kecanduan utk selalu dijajah

Muhammad SAW tidak diutus di jantung penjajah imperium Persia dan Romawi
Beliau diutus bukan di jantung kekuasaan seperti Musa AS
Beliau seperti moyangnya Ismail AS, memulai peradabannya di tanah tandus namun merdeka fitrahnya
Beliau menjadi arsitek bagi peradaban akhir zaman yg membuat model baru yang unik
Kemudian sejarah mencatat, model baru unik peradaban inilah yang membuat peradaban penjajah menjadi usang

Darimana memulainya?
Dimulai dari tumbuhkan dan merdekakan fitrah para Sahabatnya lalu mengantarkannya kepada peran peradaban terbaiknya
Lalu kolektif peran terbaik inilah yang melahirkan peradaban merdeka dengan misi besar memerdekakan fitrah manusia, fitrah alam, fitrah kehidupan bangsa bangsa

Rustum, panglima pasukan Persia terkejut
Ketika menerima kenyataan bahwa orang orang badui yang dianggap bodoh itu memiliki misi yang sama
Sejak pasukan terendah sampai panglima tinggi menjawab sama

“Misi kami, memerdekakan manusia dari penghambaan manusia atas manusia kepada penghambaan kepada Allah semata”
“Membawa manusia dari kegelapan agama agama kepada cahaya Islam”
“Membebaskan manusia dari kesempitan dunia kepada kebahagiaan dan kelapangan akhirat”

Lalu Rustum berkata,
“Jika ada pasukan yang punya misi bersama yang disuarakan dan diyakini sama,
sejak bawahan sampai atasan, maka tiada yang bisa mengalahkan”

Ayo saudaraku bangkitkan dan merdekakan fitrah kita sebagai individu, keluarga maupun bangsa sehingga menjadi misi besar peradaban yang membebaskan fitrah manusia dan dunia

Banjarmasin, 10 Agustus 2018

Salam Pendidikan Peradaban

#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah

Reff:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.