Category Archives: Dakwah

Dakwah

Fitrah sexsual anak

Nice info
Dibaca sampai tuntas ya

FITRAH SEXUALITAS ANAK
(by: Euis Kurniawati)

Masih terngiang2 kata bapak baik hati yg mengantar kami ke stasiun tawang tempo hari…
_”Mumpung anak masih kecil, jangan sampai salah seperti saya ya. Anak pertama saya usia 22 thn hafal 18 juz. Anak kedua dan ketiga semua hafidz dan hafidzah. Tuntas 30 juz._ ……Tapi ……
_*saya sedih karena untuk sholat saja mereka masih diingatkan dan disuruh*_. Saya menangis saat saya baru sadar bahwa *ada fase pendidikan anak yg terlewat kala itu*.”

***

Fitrah keimanan (dibahas saat workshop) yg harusnya ditanam di 7 tahun pertama hidupnya ternyata lupa saya kawal lebih ketat dan belum tuntas.
Dan sekarang kami harus “restart” dari awal untuk mengulang proses yg terlewat”.

Hmm,,,Jazakumullah khairan katsira nasehat berharganya pak,,,

Satu hal lagi yg saya dapat saat mengikuti worshop _home education based fitrah and tallent_ di semarang bbrp waktu lalu bersama ust harry : *Didiklah anak sesuai fitrah.*

Fitrah apa?

Ada bbrp… Selanjutnya

Sungguh yang dikonsumsi, pastilah habis dan tidak dimiliki, yg disedekahkan itulah yang dimiliki sesungguhnya

  • MasyaAllah,, sungguh yang dikonsumsi pastilah habis dan tidak dimiliki, akan tetapi apa yang disedekahkan itulah yang dimiliki sesungguh. Lihat sulaman ini dari pola kristik yang indah yang dibuat oleh seorang wanita sekaligus istri soleha dengan penuh kesabaran dan cintanya, apa yang disedekahkan itulah yang menjadi miliknya, tidak hanya selesai pada sulaman itu saja, yang berikutnya dengan pola islami lainnya dibuat dengan perlahan, tiap rajutan doa berharap kelak yang memandangnya bersamanya larut dalam doa.

Kini dalam waktu dekat akan menanti perjuangan seorang wanita sesungguhnya yang mana dalam setiap doa dan usaha buah hati kami kelak menjadi individu yang sehat, soleh/soleha, beriman, berilmu dan berbakti, amin..

Mohon do’anya dan kamipun mendoakan muslimin sekalian mampu istiqomah dalam kebaikan.

Ketika sesekali waktu sepulang kerja berkesempatan Ifthor jama’i

Alhamdulillah, semoga pada jum’at pagi hari ini dan hari hari berikutnya selalu dalam rahmat dan berkah Allah SWT. Masjid, menjadi salah satu pit stop terbaik bagi seorang muslim musafir atau yang sedang dalam perjalanan, foto diatas diambil sepulang kerja kemarin di Masjid Al-Azhar saat ifthor jama’i yang diadakan hanya setiap hari senin dan kamis bersama jama’ah ketika menjelang maghrib tiba sayapun bersinggah di Masjid tersebut kemarin, memang tidak hanya sekali ini saja gabung ifthor jama’i dan tidak hanya di Masjid itu saja tempat bersinggah sepulang kerja untuk melaksanakan sholat tergantung saat menjelang adzan saya berada di mana dan masjid mana yang terdekat. Mudah2an postingan singkat ini menjadi ghirah atau semangat dalam berislam. Amin..

Berjambul, corak putih, hitam kemerahan.

Burung yang memiliki warna bulu yang indah serta jambul unik ini merupakan jenis burung yang memiliki hubungan kekerabatan dengan rangkong atau enggang. Burung hud-hud memiliki nama ilmiah hoopoe yang disesuaikan dengan suara panggilannya yang melengking dengan suara “hoops..hoops..” ( dalam logat Inggris ) atau terdengar seperti “hud..hud..” ( dalam logat Arab) yang jelas dan berulang-ulang. Secara keseluruhan ada tujuh spesies burung ini yang dikenal di dunia, dan menyebar secara luas mulai dari Eropa, Asia, dan Afrika Utara.

Allah swt mengisahkan burung Hud Hud dalam kehidupan Nabi Sulaiman as. Dan Kisahnya itu diabadikan dalam Al-Quran yang mulia, dibaca hingga Hari Kiamat.

Burung Hud Hud terbang jauh hingga mendapati sebuah kerajaan yang tidak menyembah Allah swt, melainkan mereka menyembah matahari dan bintang-bintang, adalah kerajaan yang dipimpin oleh seorang perempuan bernama Ratu Balqis. Kisah ini sungguh masyhur dari masa ke masa.

“Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata, “Mengapa aku tidak melihat hud-hud,… Selanjutnya

Ketika seorang ulama mengatakan: “Yang tidak mudah itu bukan meningkatkan iman, akan tetapi bagaimana menjaga kenikmatan iman”

Ketika seorang ulama mengatakan: “Yang tidak mudah itu bukan meningkatkan iman, akan tetapi bagaimana menjaga kenikmatan iman”, MasyaAllah,, entah kami berada di fase mana, karena terus terang kami masih terus belajar dan membutuhkan unsur unsur yang menghadirkan iman yang kokoh, buat kami istiqomah dengan itu ya Rabb dan hindarkan kami dari sikap yang tidak baik yang mengakibatkan unsur unsur yang menghadirkan iman menjadi terlepas.

Adakah titipan Allah yang maksimal dalam diri ?