Author Archives: dimaspramudia

Catatan Tentang Buku Aktifitas Ramadhan

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Catatan Tentang Buku Aktifitas Ramadhan

Dimana mana saya menemukan puluhan buku (ebook) aktifitas Ramadhan di rumah bersama orangtua utk usia pre school (ada juga yg tak mencatumkan usia), namun sayangnya, isinya kebanyakan checklist ibadah dan aktifitas kognitif sekolah yang di bawa ke rumah.

Tanpa bermaksud merendahkan apa yang sudah dibuat dan justru ingin memacu semangat teman teman untuk berkreasi lebih bermakna lagi, berikut usulan agar jadi bahan perbaikan

  1. Hindari checklist ibadah untuk aktifitas di bawah 7 tahun, ini bisa jadi beban bagi anak dan ortunya. Bisa jadi ortu pasang target memenuhi checklist dengan menghalalkan segala cara atau memicu kepanikan shg melakukan hal hal yang menciderai fitrah anak. Anak anak yang mengalami luka imaji, akan mengalami luka persepsi dan kelak akan mengalami salah pensikapan ketika dewasa. Jsngan sampai anak membenci ibadah karena kita menggegas ibadah ketika belum waktunya.
  2. Sebaiknya aktifitas

Selanjutnya

Risalah Ringan: Puasa Enam Hari Di Bulan Syawal (Syarah Bulughul Maram, Hadits No. 681) Oleh: Farid Nu’man Hasan

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.

Puasa Syawal merupakan salah satu puasa sunah yang masyhur. Berikut ini kami turunkan penjabarannya sebagai tatsqif dan taurits al ‘ilmi bagi kita semua. Semoga bermanfaat!
Dalilnya:
Dari Abu Ayyub Al Anshari Radhiallahu ‘Anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian menyusulnya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka seakan dia berpuasa setahun penuh.”
Hadits ini SHAHIH dikeluarkan oleh:
– Imam Muslim dalam Shahihnya No. 1164
– Imam At Tirmidzi dalam Sunannya No. 759
– Imam Abu Daud dalam Sunannya No. 2433
– Imam Ibnu Majah dalam Sunannya No. 1716
– Imam An Nasa’i dalam As Sunan Al Kubra No. 2866
– Imam Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra No. 8214, dan As Sunan As Shaghir No. 1119… Selanjutnya

Berhari Raya dan Berpuasa Bersama Pemerintah dan Mayoritas Manusia Oleh: Farid Nu’man Hasan

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُوْمُوْنَ, وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُوْنَ, وَاْلأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّوْنَ
“Puasa itu adalah di hari kalian (umat Islam) berpuasa, hari raya adalah pada saat kalian berhari raya, dan berkurban/ Idul Adha di hari kalian berkurban.” (HR. At Tirmidzi no. 697, Ibnu Majah No. 1660, Ad Dailami No. 3819, Ad Daruquthni 2/164, Musnad Asy Syafi’i No. 315, Imam At tirmidzi mengatakan: hasan gharib. Syaikh Al Albani menshahihkan dalam Ash Shahihah No. 224)
Hadits ini menjelaskan bahwa hendaknya kita berpuasa, Idul Fitri, dan Idul Adha ketika manusia melakukannya, jangan menyendiri.
Imam At Tirmidzi menjelaskan:
وَفَسَّرَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ هَذَا الْحَدِيثَ فَقَالَ إِنَّمَا مَعْنَى هَذَا أَنَّ الصَّوْمَ… Selanjutnya

Karena Ku Memilih Setia

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.

Ka’ab bin Malik terdiam dan merasa sedih yang luar biasa ketika sang Rosul Mulia tidak menjawab salamnya, dan begitu juga para sahabat yang lainya yang selama ini bersama-sama berjuang dalam menegakan kalimat Allah SWT.
Ka’ab bin malik termenung dan menyadari kesalahannya karena lalai tidak ikut dalam perang Tabuk yang dipimpin oleh Rosulullah S.A.W dan sibuk dengan hartanya.
Hingga suatu ketika ada dua orang yang mencari Ka’ab bin Malik dan bertanya kepada para penduduk Madinah pada waktu itu, dan di tunjukilah dimana posisi Ka’ab bin Malik berada.
Kedua orang tersebut adalah utusan Raja Mesir yang memberikan sepucuk surat kepada Ka’ab bin Malik, dibukalah perlahan surat itu dan dibaca isinya.
Raja Mesir mengetahui apa yang terjadi antara dirinya dengan Muhammad S.A.W dan juga para sahabat yang lainya.
Di dalam surat tersebut Raja Mesir meminta Ka’ab bin Malik untuk bergabung dengan pasukannya dan berbalik memusuhi Muhammad S.A.W.
Ka’ab bin Malik lalu merobek-robek… Selanjutnya

Mindset ilmu

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

“Ilmu itu bukan untuk dikuasai. Ilmu itu ibarat cahaya yang menerangi ruang yang gelap, dimana kita hanya bisa melangkah di ruang gelap itu dalam pendar pendar cahaya itu untuk semakin menjadi diri kita atau semakin menuju kesejatian diri kita”

Learning is not for learning, learning is for being. Knowledge is not for Knowledge, knowledge is for being. Ya begitulah seharusnya Ilmu pengetahuan itu bukan utk dikuasai, tetapi menuntun kita untuk semakin menjadi.

Mindset bahwa Ilmu harus dikuasai banyak banyak tanpa relevan dengan potensi fitrah diri menyebabkan lahirnya banyak orang pandai (human thinking) dan manusia terampil (human doing), namun gagal menjadi human being atau insan kamil, yaitu manusia Robbani yang senantiasa menjalani hidup dalam orientasi kepada penugasan Tuhannya untuk memenuhi alasan kehadirannya di dunia.

Riset selama 15 tahun terhadap 19 orang tamatan terbaik Universitas Harvard angkatan 1990, membuktikan… Selanjutnya