➡ MATERI 8. JILID 1 ⬅
🌿 *Penyembelihan Ismail*🌿
Allah ingin menguji Nabi Ibrahim, manakah yang lebih beliau cintai, Allah atau Ismail? Melalui mimpi, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih putra kesayangannya itu.
Saat pagi hari tiba, Nabi Ibrahim memanggil Ismail, “Anakku, dalam tidur, Ayah bermimpi menyembelihmu. Apa pendapatmu, Nak?”
“Ayah, jika ini kehendak Allah, lakukan apa yang diperintahkan kepadamu. Jangan takut, Ayah, In syaa Allah aku termasuk orang yang sabar.”
Nabi Ibrahim memeluk Ismail erat-erat dengan penuh haru, “Ayah mencintaimu, Nak! Ayah bangga kepadamu.”
Nabi Ibrahim membawa Ismail jauh dari rumah. Ketika sampai di tempat ia akan disembelih, Ismail berkata, “Ayah, jangan ragu, lakukanlah perintah Allah ini. Kalau Ayah akan menyembelihku, ikatlah aku kuat-kuat agar Ayah tidak terkena darahku. Aku takut darahku mengotori bajumu sehingga pahalaku berkurang. Ayah, jangan ragu jika melihat aku gelisah. Karena itu, tajamkanlah parang… Selanjutnya