Mutiara Pagi

- Dakwah, FBE, IMTAQ, Mutiara Pagi

Perubahan Anak di Usia 10-15 Tahun

#fitrahbasededucation

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Perubahan Anak di Usia 10-15 Tahun

Banyak orang tua kaget dan tidak siap menerima perubahan pada anak Usia 10-15 tahun. Anak yang dulu “penurut” tiba tiba tiba berubah menjadi tak mau diatur, melawan & sering protes.

Apalagi jika pola mendidik sebelumnya banyak mendikte dan menekan, maka perlawanan makin menjadi jadi seolah tak terkendali. Ledakan ini serta ketidaksiapan membuat pusing kepala.

Lalu banyak orangtua yang kemudian menganggap perubahan itu sebagai bentuk kurang ajar, bahkan memendam perasaan, mereka sakit hati luar biasa pada sikap anaknya, kemudian meladeninya dan pecahlah “perang dunia” di rumah lalu keakraban dan ikatan cinta menjadi retak. Saling membenci, memusuhi bahkan dendam. Komunikasi menjadi hambar dstnya. Hati hati, di titik kritis inilah biasanya kegelapan masuk berupa pelarian yang buruk.

Sebenarnya anak usia segitu (10-15 tahun) sangat normal apabila… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ, Mutiara Pagi

Mencari Arsitek Peradaban #2

#arsitekperadaban #fitrahbasedlife

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Mencari Arsitek Peradaban #2

Alkisah, suatu hari seorang Ulama mengangkat seorang muridnya yang junior, menjadi pimpinan murid, padahal ia belum lama belajar. Tentu saja ini membuat murid lain yang jauh lebih senior dan lebih lama belajar serta banyak ilmunya, merasa tak adil dan protes kepada sang Ulama.

Lalu Ulama ini menggambar dua titik hitam di dinding yang putih bersih.

Kemudian ia memanggil murid senior yang protes tadi, lalu Ulama bertanya, “Apa yang kau lihat di dinding?” Murid senior itu segera menjawab, “Dua titik hitam di dinding”.

Lalu sang Ulama memanggil muridnya yang junior, yang diangkat menjadi pemimpin, dan menanyakan hal yang sama, “Apa yang kau lihat di dinding”

Murid junior itu menjawab, ‘Dinding luas putih bersih, dengan dua titik hitam yang kecil”


Kisah di atas disampaikan oleh seorang pembicara dalam konferensi “Rekontruksi… Selanjutnya

- Dakwah, IMTAQ, Mutiara Pagi

Mencari Arsitek Peradaban #1

#fitrahbasededucation

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Mencari Arsitek Peradaban #1

Beberapa hari saya di Bandung, bersama pakar, professor, doktor, dosen peneliti dan pemikir dari berbagai pusat kajian pemikiran Islam di seluruh Iindonesia termasuk dari Malaysia, Singapura dll untuk bersama melakukan konferensi internasional Islamic Worldview dan Civilization, bertajuk “Rekonstruksi Peradaban melalui Pengukuhan Pandangan Alam Islam”.

Saya sendiri bukan doktor, professor, dosen dalam pemikiran Islam, namun saya datang sebagai professional knowledge management dan penggagas pendidikan berbasis fitrah dan kehidupan berbasis fitrah.

Walau background saya matematika dan IT, namun bagi saya kajian bidang pemikiran Islam, sejarah dan peradaban bukan saja sangat menarik tetapi “cinta banget”, apalagi saat ini saya peneliti mandiri untuk konsep pendidikan peradaban yang kemudian bagiannya adalah fitrah based education.

Saya memerlukan… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ, Mutiara Pagi

Rezqi Tak Perlu Dikejar, Fokuslah pada Misi Hidup

#fitrahbasedlife

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Rezqi Tak Perlu Dikejar, Fokuslah pada Misi Hidup

Manusia hadir di dunia, dalam keimanan seorang Muslim, bukanlah kebetulan namun membawa tugas spesifik yang harus dituntaskan sebelum kembali dipanggil pulang oleh Sang Pemberi Tugas.

Ibarat seorang Raja yang mengirim kita ke sebuah negeri dengan membawa tugas khusus . Tentu sang Raja yang bijak tidak mengirim begitu saja, Ia menyiapkan bekal , peta, kompas juga logistik yang dibutuhkan agar mampu melakukan tugas dengan baik dan tuntas.

Apabila di negeri itu kita melakukan 100 pekerjaan yang baik, namun bukan tugas khusus yang disuruh, lalu kembali kepada Raja itu, sangat mungkin kita akan dihukum berat, karena tak menjalankan tugas walau melakukan 100 pekerjaan baik yang tak dilarang oleh Raja.

Logistik atau rezqi yang diserahkan tentu akan dipertanyakan, mengapa tidak fokus digunakan untuk menjalankan tugas khusus tsb. Dan sang Raja tentu punya pembantu yang mengawasi.… Selanjutnya

- Dakwah, FBE, IMTAQ, IPTEK, Mutiara Pagi

Good Man vs Joker Man

#fitrahbasededucation #fitrahbasedlife

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Good Man vs Joker Man

Seorang pakar pemikiran Islam, Prof Naquib alAttas, dengan sederhana mengatakan bahwa tujuan pendidikan sesungguhnya adalah melahirkan manusia yang baik (the good man).

Lalu bagaimana kriteria the Good Man yang dimaksud?

Contoh realnya adalah jelas Rasulullah SAW, yang merupakan “a good man” dalam semua aspek kehidupan (good life), baik dalam aspek kehidupan spiritual, aspek kehidupan berbisnis, aspek kehidupan keluarga, aspek kehidupan sosial, aspek kehidupan kesehatan dstnya.

Silahkan telusur siroh untuk semua aspek itu, Beliau adalah prototype a good man with a good life for every life dimensions, no doubts. Good Man adalah mereka yang menjalani Good Life.

Dalam Islam, Allah SWT tidak begitu saja menciptakan manusia, Allah berkehendak baik pada ciptaan yang bernama manusia, maka setiap manusia dilahirkan dengan membawa kebaikan (innate goodness) yg disebut… Selanjutnya