Pertemanan sesungguhnya

Assalamualaikum sobat semua yang Allah SWT rahmati dan berkahi.

Renungilah sejenak pesan ini… 

Apakah engkau memiliki banyak sahabat..? Banyak pertemanan..? Berapakah jumlah teman yang engkau miliki..?  

5 orang..? 

20 orang..? 

30 orang..? 

Atau 100 orang..? 

Atau mungkin 1000 orang..? 
Saudaraku, sebanyak apapun teman yang engkau miliki atau yang engkau akrabi tetapi JIKA :  
🔴 Tidak ada yang

       mengajakmu dalam

       kebaikan. 
🔴 Tidak ada yang

       mengajak serta

       mengingatkanmu

       “hijrah” kearah yang

       lebih baik. 
🔴 Tidak ada yang

       mengajakmu mengenal

       sunnah-sunnah Nabi

       shalallahu alaihi

       wasallam. 
🔴 Tidak ada yang

       mengajakmu berangkat

       ke kajian untuk

       menuntut ilmu agama. 
🔴 Tidak ada yang 

       mengingatkanmu atau

       menegurmu untuk

       sholat. 
🔴 Tidak mengajakmu selalu ingat pada Allah….
Jika benar demikian, maka pertemanan kalian itu adalah pertemanan yang semu. Karena teman yang sesungguhnya adalah teman yang selalu mengingatkanmu dan mengajakmu menjadi orang takwa dan dekat dengan Allah taala.
Semua pertemanan yang tidak dilandasi keinginan untuk saling mengingatkan akan Allah akan menjadi sia sia dan bahkan pada akhirnya akan menjadi permusuhan di hari kiamat!  
Allah berfirman : 
اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ 
“Teman-teman karib pada hari itu (kiamat) nanti saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” (Qs. Az-Zukhruf 67) 
Ibnu Katsir rahimahullah berkata :  

“Bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah, inilah yang kekal selamanya.” (Tafsir Ibnu Katsir) .
Persahabatan yang akan kekal sampai hari kiamat adalah persahabatan yang dimana didalamnya ada saling menasehati, saling mengingatkan dalam ketakwaan dan saling mengajak kembali ke jalan Allah
Dan itulah persahabatan yang tidak pernah akan ada kerugian didalamnya  
🍃 Allah berfirman : 
وَالْعَصْرِ (١) اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ (٢) اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ(٣) 
“(1) Demi masa. (2) Sungguh, manusia berada dalam kerugian, (3) KECUALI orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (Qs. Al-‘Asr 1-3) 
Saudaraku, mari segera kita perbaiki lingkungan pertemanan kita, carilah lingkungan yang baik (yang sholih dan sholihah)..

  

✔ Yang selalu

       mengingatkanmu dan

       saling menasihati

       dijalan Allah.. 
✔ Yang berani menegurmu       jika engkau salah.. 
✔ Yang berani

       mengajakmu untuk

       menuntut ilmu agama.. 
✔ Yang berani ‘nge-tag’ berisi postingan-postingan yang bermanfaat bagi agamamu.. 
✔ Bahkan yang berani share tentang peringatan-peringatan yang berisi kebaikan untuk mengajakmu kembali kejalanNya.. 
✔ Dan yang tidak bosan menegurmu agar senantiasa memperbaiki diri agar lebih baik.. 
Persahabatan yang sedikit tetapi peduli akan akhiratmu itu amat jauh lebih baik dibandingkan persahabatan yang banyak jumlahnya tetapi tidak ada yang mempedulikan akhiratmu 
Imam Syafi’i berkata : 

“Jika engkau punya teman (yang selalu membantumu dalam ketaatan kepada Allah) maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau melepaskannya. Karena mencari ‘teman baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali.”

Leave a Reply