Konsep Perubahan dalam Perspektif Fitrah

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Konsep Perubahan dalam Perspektif Fitrah

Pada hakekatnya, perubahan itu tidak pernah ada dan tak perlu terjadi. Karena sepanjang manusia berada pada fitrahnya maka Allah selalu berikan kebaikan dan manusia menjadi semakin baik dan mulia.

Perubahan itu akhirnya terpaksa terjadi sebagai upaya mengembalikan fitrah yang menyimpang dikarenakan ada segolongan manusia yang mencoba menjadi tuhan dengan merekayasa fitrah sehingga menjadi terpuruklah manusia maupun alam dan kehidupan ke dalam krisis.

“Allah SWT tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sampai kaum itu merubah apa yang ada dalam diri mereka”

Ayat di atas sering dijadikan dalil untuk melakukan perubahan dari keterpurukan untuk bangkit menuju kemuliaan padahal Asbabun nuzul ayat ini adalah justru kemuliaan akan tetap sebagai kemuliaan sampai manusia merubah kemuliaan sehingga menjadi kehinaan.

Jadi ketika berbicara perubahan sesungguhnya bukan berbicara sesuatu yang menuju kebaruan, tetapi justru kita sedang berbicara bagaimana mengembalikan fitrah semesta yang rusak karena rekayasa gegabah tangan manusia. Fitrah itu meliputi fitrah manusia, fitrah alam dan fitrah kehidupan.

Maka apa apa yang sudah baik yang Allah berikan kepada kita, termasuk kebaikan kebaikan fitrah yang Allah karuniakan pada diri kita, anak kita, keluarga kita dstnya janganlah pernah dirubah atau dirusak atau direkayasa demi kepentingan syahwat ambisi atau obsesi lebay kita.

Ikuti saja jalan fitrah itu, kelak ia akan jadi jalan hidup terbaik, lalu pandulah jalan fitrah itu dengan Kitabullah agar sempurna, indah dan berbahagia.

“Tetaplah pada Fitrah Allah, yang telah menciptakan manusia atas fitrah itu. Tiada perubahan atas Ciptaan (Fitrah) Allah”

Salam Pendidikan Perubahan

#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah

Reff:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.