Category Archives: FBE

Konsep Perubahan dalam Perspektif Fitrah

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Konsep Perubahan dalam Perspektif Fitrah

Pada hakekatnya, perubahan itu tidak pernah ada dan tak perlu terjadi. Karena sepanjang manusia berada pada fitrahnya maka Allah selalu berikan kebaikan dan manusia menjadi semakin baik dan mulia.

Perubahan itu akhirnya terpaksa terjadi sebagai upaya mengembalikan fitrah yang menyimpang dikarenakan ada segolongan manusia yang mencoba menjadi tuhan dengan merekayasa fitrah sehingga menjadi terpuruklah manusia maupun alam dan kehidupan ke dalam krisis.

“Allah SWT tidak akan merubah keadaan suatu kaum, sampai kaum itu merubah apa yang ada dalam diri mereka”

Ayat di atas sering dijadikan dalil untuk melakukan perubahan dari keterpurukan untuk bangkit menuju kemuliaan padahal Asbabun nuzul ayat ini adalah justru kemuliaan akan tetap sebagai kemuliaan sampai manusia merubah kemuliaan sehingga menjadi kehinaan.

Jadi ketika berbicara perubahan sesungguhnya bukan berbicara sesuatu… Selanjutnya

Suami (Pemimpin) Sejati

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Suami (Pemimpin) Sejati

Sekarang banyak menjadi pertanyaan, bagaimana ada seorang pemimpin atau suami yang bukan hanya ditaati tetapi juga amat dicintai oleh anak dan istrinya. Sementara suami lain, walau nampak gagah perkasa, sangat rasional, tangguh namun belum tentu atau kebanyakan malah tidak benar benar ditaati apalagi dicintai.

Di era industrialisasi atau era kolonialisme orang berfikir bahwa seorang pemimpin itu seorang yang punya kekuasaan penuh, otoritas penuh, mampu mengendalikan semua orang yang dipimpinnya dengan kekuasaannya itu, mampu membuat perubahan besar sendirian dstnya. Pemimpin atau leaders itu bagai seorang hero yang menguasai dan mengendalikan.

Hari ini dunia nampaknya berfikir ulang, konsep pemimpin dan kepemimpinan seperti itu hanya melahirkan kediktatoran, ketaatan semu, kesalahan dan kefatalan dalam mengambil kebijakan karena “one man show”, “merasa pintar sendiri”, membentuk… Selanjutnya

Bekali Anak Anak Kita

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Bekali Anak Anak Kita

Bisa saja anak kita wafat mendahului kita, namun pada ghalibnya kitalah yang akan wafat lebih dulu. Kita tak mungkin selalu membersamai ananda. Mereka, anak anak kita kelak akan sendiri tanpa kita menghuni sebuah zaman masa depan yg tak terbayangkan dan kita tak pernah bisa mengunjunginya.

Bayangkan apa yang anak anak kita sangat butuhkan di zaman itu tanpa kita di sampingnya? Yang mereka butuhkan pertama adalah aqidah yang kuat, kedua adalah fitrah yang tumbuh dengan hebat sepanjang masa anak anaknya sampai menjelang aqilbaligh ketika bersama kita, yang ketiga adalah kesan kesan indah yang mendalam sepanjang kita membersamai mereka dengan penuh kecintaan dan ketulusan.

Mari kita bersamai ananda, mumpung ruh masih ada di dalam raga, mumpung kita masih diizinkan hidup bersama mereka. Mari kita tumbuhkan semua aspek fitrah anak anak kita, karena fitrah yang tumbuh baik kelak akan menjadin potensi dan eksistensi peran, kemudian… Selanjutnya

Hidup itu Perjalanan

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Hidup itu Perjalanan

Maka mulailah hidupmu dengan mengenal Jalanmu
Karena mereka yang mengenal dan menjalani jalannya pasti kelak akan sampai kepada tujuannya
Mereka yang tak kenal jalan tak akan pernah sampai kepada tujuannya

Tiada perjuangan tanpa jalan
Semua kesungguhan dan ketekunan tanpa tahu jalan hanya akan membawamu jauh tersesat
“Man jadda wajada” hanya berlaku pada mereka yang punya jalan

Ketahuilah, jalanmu itu telah Allah semayamkan dalam dirimu,
Maka kenali dirimu, lalu kau kan tahu jalanmu
Maka dengarkan panggilan jiwamu, lalu kau kan temukan jalanmu

Ketahuilah bahwa ujung dari jalanmu adalah pertemuan dengan Tuhanmu
Maka barangsiapa yang sungguh sungguh mengenal dirinya, pasti mengenal Tuhannya
Maka barangsiapa yang jujur menyambut panggilan jiwanya, pasti Robbnya akan membimbing jalan menuju kepadaNya.

Tuhanmu telah persiapkan titik tumpu keberangkatan jalanmu, titik tumpu itulah fitrahmu
Maka tumbuhkan… Selanjutnya

Misi Keluarga Gen Halilintar

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Misi Keluarga Gen Halilintar

Banyak orang mengagumi keluarga Gen Halilintar, lalu ingin menirunya. Tetapi sayangnya yang ditirunya adalah HOW nya, bukan WHY nya sehingga kelak banyak gagal dan frustasinya.

Setiap keluarga sesungguhnya unik, jadi tiada yang bisa di “copy paste” dari keluarga lain kecuali kita memahami insightnya atau hikmah dari mengapa keluarga itu demikian, baru kemudian kita kontekskan dengan keunikan keluarga kita.

Jadi jangan tergesa meniru Gen Halilintar, yang keluarganya, sejak ayah sampai anak istri adalah para pebisnis yang “menyambar nyambar” kesempatan “dagang”, namun temukan dulu gen keluarga kita, jangan jangan gen keluarga kita gen “hujan hujanan” yang suka memberi keberkahan daripada menyambar kesempatan, atau gen keluarga kita gen “awan” yang meneduhkan namun sering mendung alias baperan.

Tulisan ini hasil pengamatan saya pada sebuah… Selanjutnya