Bedanya antara pengajaran dan pendidikan, antara ta’lim dan tarbiyah

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Berapa banyak pengetahuan yang akan kau ajar & latih kpd anakmu? Sains itu berkembang dan berubah 300% pertahun. Planet Pluto yg dulu kita hafal ada di tatasurya, kini sudah berpindah ke tatabintang yg lain.

Ketahuilah, tugasmu bukan too much teaching (outside in), tetapi tugas sejatimu adalah tumbuhkan dan bangkitkan gairah belajar anakmu (inside out). Tugasmu cuma menginspirasikan hebat dan memberi gagasan yang menantang agar ananda jatuh cinta untuk terus belajar dan bernalar.

Sungguh anak yg banyak diajarkan akan terus meminta diajarkan sepanjang hidupnya. Ia bagai keledai yang memikul kitab tanpa pernah tahu jalan dan perannya serta tujuannya di dunia. Learning is not for learning, but learning is for being.

Tetapi ketahuilah anak yg bergairah hebat dalam belajar akan terus belajar dan berinovasi menemukan hikmah dengan bahagia dan sungguh sungguh sepanjang hidupnya.

Ia akan beradab pada ilmu, ulama, cendekiawan dan realitas kehidupan, karena ia akan terus mengembangkannya sehingga menebar banyak manfaat dan rahmat.

Itulah bedanya antara pengajaran dan pendidikan, antara ta’lim dan tarbiyah

Catatan:

Bahasan ini masuk ke bagaimana menumbuhkan fitrah belajar n bernalar

Membangkitkan gairah belajar anak harus sesuai tahapan usia dan keunikan anak masing masing

Tahap usia 0-6 tahun, anak sdg puncak imajinatif dan abstraktif, maka gairahkan fitrah belajar dengan bermain di alam dan permainan imajinative play (role play), sensomotorik bukan kognitif. Tahap ini lebih banyak penguatan konsepsi anak ttg indahnya belajar lewat bermain, ber
imajinasi dan pengembangan sensomotorik. Inilah mengapa pendidikan usia dini disebut taman kanak kanak, krn belajarnya di taman bukan di gedung.

Tahap 7-10 tahun. Ini tahap anak mulai mumayiz, anak mulai kritis dan sangat curios. Maka gairah belajar dan bernalar dibangkitkan atau disadarkan potensi hebatnya dengan banyak aktifitas berupa ekspedisi dan ekplorasi di alam dan kehidupan real termasuk riset2 sederhana namun rancangan ananda sendiri

Tahap 11-14 tahun, ini adalah tahap ananda sdh diarahkan menjadi problem solver atas masalah di alam dan kehidupan. Riset sdh mulai mendalam utk menghasilkan solusi dan inovasi. Belajar untuk mencapai peran innovator dan pelestari serta pemakmur bumi

Reff:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.