Allah ciptakan setiap generasi itu unik

Bismillah.. semoga postingan kali ini disertai rahmat dan berkah Allah SWT.
Reff Mubaligh: Harry Santosa.

Allah ciptakan setiap generasi unik

karena mereka diciptakan untuk hidup di zaman yang juga berbeda dan unik
karena mereka akan menjalani takdir peran peradaban yang berbeda sesuai zamannya
karena mereka akan menjadi pahlawan pada zamannya
pahlawan adalah orang yang hadir pada zaman yang tepat, bumi yang tepat dan potensi unik yang tepat

Allah persiapkan generasi terbaik dengan fitrah yang baik untuk hidup terbaik pada zamannya
Orangtua diserahkan amanah untuk menemani, merawat dan menumhuhkannya

Generasi kita adalah generasi orangtua, unik pada zamannya
Generasi anak anak kita juga generasi unik pada zamannya
Zaman anak kita adalah zaman now dan zaman masa depan

Maka sebuah nasehat yang kita kenal menjadi relevan
“Ajarkan anakmu untuk menghadapi zaman yang bukan zamanmu”

Anak anak kita adalah Gen Z (kelahiran 1995 – 2010) dan
Sebagian mereka adalah Gen Alpha (kelahiran setelah 2010)
Usia mereka kini dalam kisaran 0-23 tahun

Sebuah nasehat lain mengatakan
“Siapa bisa merebut hati GenZ dan GenAlpha
Ia akan merebut masa depan… ”

Maka kenali kekhasan dan karakteristik mereka dengan sungguh sungguh
Merekalah obyek dakwah yang akan kita wariskan misi perjuangan besar
Mari kita hantarkan mereka kepada takdir peran peradaban terbaiknya sesuai potensi fitrahnya

Lihatoah andai kini masjid dipenuh anak anak TPA, namun sepi dari kehadiran mereka Gen Z
Maka ada yang salah dengan pendidikan kita
Kita mungkim gagal meraih hati mereka
Kita mungkin gagal mengenal mereka dan membimbing mereka sesuai keunikan zamannya

Kita mungkin masih menggunakan kacamata masa lalu dengan obsesi masa lalu
Ingat bahwa semuanya berubah dan hanya Aqidah yang tak boleh berubah
Tugas kita sebagai orangtua hanya menguatkan, menumbuhkan dan menghebatkan paripurnakan fitrah
Lalu mengantarkan mereka kepada jalan hidup berupa peran peradaban terbaiknya
Lalu sisanya biarlah mereka, anak anak kita kelak akan menempuh jalannya itu sendiri

Jika kita gagal meraih hati dan jiwa mereka
Maka kita gagal merancangkan masa depan mereka
Kita gagal menghantarkan sebuah generasi peradaban kepada takdir peran peradabannya sesuai fitrahnya
Itu artinya masa depan bukan milik kita tetapi milik orang lain

Bandung, 29 July 2018

Salam Pendidikan Peradaban
#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah

Reff:

Leave a Reply